TargetNasional, Online β Kegiatan literasi di sekolah adalah rangkaian aktivitas pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis, numerasi, sains, digital, finansial, dan budaya. Tujuannya adalah menumbuhkan budi pekerti, minat baca, serta menciptakan pembelajar sepanjang hayat melalui ekosistem sekolah yang literat, Senin (02/02/2026)
Menurut, Muhammad Fitri, S.Pd.,M.Pd., pembiasaan membaca buku non-pelajaran (cerita rakyat, inspiratif, atau buku pengetahuan umum) selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai untuk menumbuhkan minat baca.
Menyediakan sudut baca yang nyaman di setiap kelas. Pembuatan mading kelas atau sekolah secara rutin. Membuat visualisasi pohon literasi yang memuat judul buku yang telah dibaca siswa.
Membuat resume atau ringkasan dari buku yang dibaca dan menceritakan ulang. Mengaktifkan kunjungan wajib ke perpustakaan.
Mengintegrasikan buku bacaan non-pelajaran ke dalam kurikulum. Membuat peta konsep (mind mapping) dari materi pelajaran.
Melakukan kegiatan diskusi atau bedah buku di kelas. Mengadakan perlombaan menulis cerpen, puisi, atau esai.
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) ini bertujuan agar warga sekolah (siswa, guru, dan staf) menjadi literat dan mampu mengelola pengetahuan.
Literasi di awal pembelajaran (10-15 menit sebelum pembelajaran inti) diharapkan dapat membangun fondasi keterampilan berpikir, menumbuhkan minat baca, dan menyiapkan siswa secara mental serta intelektual,βtutup Muhammad Fitri.







