TargetNasional, Makassar — Pembuatan Eco Enzyme 40 liter di UPT SPF SDI Pa Baeng-Baeng Makassar digelar dalam rangka memperingati hari guru dan Target 10.000 liter Eko enzim di kota Makassar. Hal ini dikatakan Edrianis, S.Pd., kepada awak media, Selasa (02/12/2025).
Menurutnya sebagai Kepala Sekolah (Kepsek), Alhamdulillah kami sangat bersyukur antusias dan semangat siswa(i) kali ini di tunjukkan saat melakukan proses pembuatan Eco Enzyme (Eco Enzim).
Kegiatan ini berlangsung di sekolah yang diikuti siswa(i) dan didampingi oleh para guru sekolah.
Diketahui, proses pembuatan eco enzyme adalah proses fermentasi limbah organik (sisa buah dan sayur) yang dicampur dengan gula merah dan air.
Campuran ini difermentasi dalam wadah tertutup selama minimal 3 bulan untuk menghasilkan cairan serbaguna yang bermanfaat sebagai pembersih, pupuk, dan pestisida alami.
Proses pembuatan eco enzyme melibatkan fermentasi bahan organik (sisa buah dan sayur) dengan gula dan air menggunakan perbandingan 1:3:10 (gula:sampah organik:air) selama tiga bulan.
Adapun langkah-langkahnya meliputi mencampurkan semua bahan dalam wadah plastik yang bersih dan tidak terisi penuh, menutup rapat lalu membuka katup gas pada minggu pertama, dan menyaring cairan hasil fermentasi setelah 3 bulan, ungkapnya.
Lanjut Edrianis menjelaskan, jadi sekali lagi eco enzyme merupakan cairan yang dihasilkan dari pengolahan limbah organik seperti kulit buah dan sayuran.
Hasil dari pengolahan limbah berupa Eco enzyme ini memiliki daya guna yang bervariasi salah satunya adalah cairan pembersih lantai, pembersih pakaian, pembersih piring, pembersih kloset, pemurni udara di rumah dan lain sebagainya.
Adapun prinsip proses pembuatan eco enzyme sebenarnya mirip proses pembuatan kompos, namun ditambah air sebagai media pertumbuhan sehingga produk akhir yang diperoleh berupa cairan yang lebih disukai karena lebih mudah digunakan.
Untuk keistimewaan eco enzyme ini adalah tidak memerlukan lahan yang luas untuk proses fermentasi seperti pada pembuatan kompos, bahkan produk ini tidak memerlukan bak komposter dengan spesifikasi tertentu, imbuhnya.
Edrianis menambahkan, perlu diketahui bersama, enzyme memiliki banyak manfaat seperti dapat digunakan sebagai growth factor tanaman, campuran deterjen pembersih lantai, pembersih sisa pestisida, pembersih kerak dan penurunan suhu radiator mobil, tutupnya kepada awak media.(ILHO)







