Perpustakaan Ramah Anak Natural SD. Negeri 67 Rappokalling Makassar Di Kunjungi Tim Road to Read Provisi Mandiri Pratama.

TargetNasional, Makassar – Kepala UPTD SPF SDN. 67 Rappokalling Makassar, Suciyani Suaeb, S. Pd.,M. Pd., menyambut langsung kedatangan tim Road to Read Provisi Mandiri Pratama Bale Atikan Narariya dalam rangka kunjungan Perpustakaan Ramah Anak di sekolah tersebut. Selasa (03/11/2026).

Hadir dalam kegiatan ini,.Pendamping perpustakaan ramah anak, Kepala Bidang Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ketua K3S Kec. Tallo, Kepala SDI Tallo Tua 2, Kepala SDI Baraya 1, Kepala SDI Rappojawa, Kepala SDI Rappokalling 1, Kepala SDI Ujung Pandang Baru 1, serta pula para guru,tenaga kependidikan SDN 67 Rappokalling dan siswa

Dalam sambutannya, Kepala UPTD SPF SDN 67 Rappokalling, Suciyani Suaeb, S.Pd., M.Pd. memperkenalkan nama perpustakaan yakni Natural, fitur-fiturnya, serta program perpustakaan. Dilanjutkan dengan tanya jawab terkait perpustakaan ramah anak.

Usai melakukan observasi langsung, salah seorang anggota Tim, menyampaikan bahwa Perpustakaan Natural SD Negeri 67 Rappokalling sudah sangat baik. Terlihat dari ruangan yang begitu nyaman, buku-buku tertata dengan rapi, serta antusias murid yang terlihat sangat termotivasi mendengarkan guru bercerita. ujarnya

”Dari beberapa perpustakaan yang telah dkunjungi, tim menyampaikan bahwa Perpustakaan Natural yang terbaik, baik dalam hal ruangan maupun dari administrasi perpustakaannya,” ungkap Ibu. Suci (Sapaannya)

Ia pun menyampaikan rasa syukur dan bangga, karena Perpustakaan Natural menjadi salah satu yang terpilih untuk kunjungan Perpustakaan Ramah Anak dan menjadi salah satu sekolah yang mengikuti program ini.

”Dengan mengikuti program Perpustakaan Ramah Anak membantu sekolah mewujudkan perpustakaan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi murid dan orang tua, guru, serta tenaga kependidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, setelah kunjungan ini akan ada empat tamu dari luar negeri yang akan datang, Masing-masing Alyson Moskowitz (London), David Strawbridge (New Zealand),
Sourav Banerjee (India), dan Quynh Le (Vietnam).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *