TargetNasional, Makassar β Bank sampah Gempar UPTD SPF SDI. Parang Kec. Mamajang Kota Makassar, melakukan penimbangan sampah kertas dan kardus hasil dari program bank sampah. Selasa (03/11/26)
Penimbangan sampah ini, merupakan program rutin untuk mengumpulkan, memilah, dan mencatat sampah organik bernilai ekonomis dari para siswa sebagai bagian dari edukasi lingkungan.
Pembina Bank Sampah, Irmawar Solihin, S. Ag., mengatakan sebagian hasil penjualan akan digunakan membenahi Bank sampah agar bisa dipilah antara sampah kering dan sampah plastik untuk memudahkan saat penimbangan.
Irmawar, menambahkan partisipasi siswa dalam mengumpulkan sampah ke Bank sampah mulai meningkat, karena sampah plastic dan kertas yang dikumpulkan siswa akan dirubah menjadi uang dan di simpan sebagai saldo tabungan siswa itu sendiri.
βBanyak manfaat dari barang bekas untuk siswa, karena sampah yang mereka setorkan akan menjadi saldo di tabungan siswa,β lanjutnya.
Kepala sekolah SD. Inpres Parang Makassar, Andi. Mawar, S. Pd., menyambut baik langkah pengelola Bank sampah, karena manfaat dari tabungan siswa sangat membantu siswa itu sendiri.
Menurut Andi. Mawar, keberadaan sampah dilingkungan sekolah dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan praktik pemilahan, pengumpulan sampah kepada peserta didik.
Selain mendukung pengelolaan sampah di tingkat institusi, kegiatan ini juga berpotensi membentuk kebiasaan peduli lingkungan sejak dini. Pungkas Andi. Mawar
Β







