Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Diperingati UPTD SPF SD Inpres Bontomanai Makassar Mengenang dan Meneladani Akhlak Rasulullah

Oplus_131072

TargetNasional, Online — UPTD SPF SDI Bontomanai yang berlokasi di
Jl. Sultan Alauddin II No. 37, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) saat ini menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriyah pada, Selasa (22/09/2026)

Kegiatan ini berlangsung khidmat dan diikuti seluruh siswa(i), pengawas PAI kecamatan Tamalate, Kepala Sekolah (Kepsek), Komite Sekolah, Guru atau Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta stakeholder.

Bacaan Lainnya

St Tamsiah, S.Pd., selaku kepala sekolah mengatakan, bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar momentum seremonial tahunan, melainkan menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada peserta didik sejak dini.

β€œMaulid Nabi ini menjadi momentum agar kita lebih mengenal dan mengamalkan perjuangan Rasulullah SAW. Beliau merupakan suri teladan dengan akhlak mulia yang harus kita contoh bersama,” ucapnya.

St Tamsiah menekankan, pendidikan karakter berbasis keteladanan Nabi Muhammad SAW merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki budi pekerti luhur.β€œSetinggi apa pun ilmu seseorang, kalau tidak disertai karakter dan akhlak yang bagus, tidak ada artinya”.

Karena itu, kami ingin anak-anak tidak hanya berhenti pada batas mengenal figur Nabi, tetapi mampu menanamkan nilai-nilai keteladanan tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Kegiatan Maulid Nabi diisi dengan berbagai penampilan siswa, seperti pembacaan ayat suci Al-Quran, selawat bersama, nasyid serta tausiyah yang disampaikan oleh ustadz Ahmad Fadly Al-Hasyimi, S.Pd.,M.Pd., Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

β€œMaulid bukan hanya tradisi untuk berkumpul, tetapi kita harus mengambil pelajaran dari apa yang disampaikan penceramah dan mengamalkannya, ”pungkasnya.

Olehnya itu, St Tamsiah, S.Pd., mengingatkan bahwa peringatan Maulid hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW yang disampaikan dalam kegiatan diharapkan dapat dipahami dan diterapkan oleh seluruh warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari,”tuturnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *