UPTD SPF SDI Hartaco Indah Makassar Gagas Program Layanan Konseling Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus

TargetNasional, Makassar β€” UPTD SPF SDI Hartaco Indah turut mensukseskan program Nasional atau Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota Makassar yaitu semua anak wajib sekolah dan semua anak wajib belajar melalui Program Layanan Konseling Bagi Siswa(i) Berkebutuhan Khusus, Jumat (21/08/2026).

Kepada awak media Nuraeni Amir, S.Pd., selaku Kepala Sekolah (Kepsek) mengatakan, layanan konseling bagi siswa(i) berkebutuhan khusus (ABK) adalah bantuan psikologis dan pendidikan yang disesuaikan dengan hambatan fisik, mental, atau emosional anak.

Bacaan Lainnya

Jadi, program layanan konseling bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah kami adalah layanan bantuan psikologis dan pendidikan yang disesuaikan dengan hambatan fisik, mental, atau sosial siswa(i).

Adapun salah satu tujuannya ialah agar mereka bisa mandiri, dan beradaptasi dengan lingkungan sekolah maupun sosial secara optimal serta untuk memaksimalkan potensi diri mereka dengan membangun kemandirian.

Selain itu, tujuan utamanya kami gagas program ini ialah untuk memastikan setiap siswa(i) inklusi mendapatkan hak pendidikan, pendampingan emosional, dan pengembangan potensi yang setara, ujarnya.

Lanjut Nuraeni Amir, β€œuntuk memudahkan program ini berjalan dengan baik dan lancar tentunya kami bekerjasama dengan semua stakeholder. Termasuk layanan yang kami buat untuk siswa(i), seperti layanan : bimbingan pribadi, bimbingan sosial dan bimbingan belajar.”

Tentu dengan begitu, β€œpendidikan inklusif tidak hanya menyediakan kursi di kelas bagi peserta didik atau siswa(i) dengan kebutuhan khusus, tetapi juga membangun lingkungan belajar yang adaptif dan ramah keberagaman,” imbuhnya.

Nuraeni Amir menjelaskan, bahwa β€œpelayanan konseling pada siswa(i) berkebutuhan khusus di UPTD SPF SDI Hartaco Indah Makassar dilakukan dengan pendekatan yang fleksibel, menyesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan anak agar mereka dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan belajar.

Selain mendukung perkembangan akademik, layanan ini juga berperan dalam membangun kesejahteraan emosional dan sosial siswa(i), sehingga menciptakan suasana belajar yang inklusif dan bermakna.

Alhamdulilah, kami mempunyai strategi yang tentunya saat ini dijalankan atau diimplementasikan melalui beberapa langkah utama, Pertama: perencanaan program BK berbasis kebutuhan khusus, kedua: peningkatan kompetensi konselor melalui pelatihan khusus.

Ketiga, kolaborasi lintas profesi antara konselor, guru pendamping, dan psikolog, serta keempat: evaluasi berkelanjutan.

keberhasilan layanan konseling di sekolah inklusif sangat ditentukan oleh kolaborasi aktif antara guru BK, guru kelas, dan orang tua dalam mendukung siswa(i) secara berkelanjutan.

Olehnya itu kami pihak sekolah berharap, β€œsemoga program ini dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya kendala yang berarti demi mencerdaskan siswa(i),” tutupnya kepada awak media.(ILHO)

Pos terkait