Guru Guru UPTD SPF SMPN 54 Makassar Menyemarakkan HUT RI ke-81 Dengan Turut Mengikuti Lomba

Oplus_131072

TargetNasional, Online — Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81, para guru UPTD SPF SMPN 54 Makassar mengikuti berbagai lomba yang seru dan kocak untuk membangun kekompakan, Jum’at (14/08/2026)

Menurut, Drs. Syamsuddin.,M.Si., tujuan guru mengikuti lomba adalah untuk meningkatkan kompetensi profesional, mengembangkan kreativitas dan inovasi mengajar, memperluas jejaring sesama pendidik, serta mendapatkan pengakuan prestasi untuk pengembangan karier dan portofolio.

Bacaan Lainnya

Jenis lomba yang diikuti guru meliputi lomba tarik tambang melawan siswa, estafet sarung atau tepung, lomba fashion show pakaian adat, karaoke, hingga lomba bakiak beregu.

Ajang adu kekuatan dan koordinasi tim yang dipertandingkan antar kelompok guru atau berhadapan langsung dengan tim perwakilan siswa.

Lomba estafet sarung bertujuan melatih kerja sama cepat secara estafet dalam barisan tanpa menggunakan tangan secara penuh.

Lomba menyanyi juga digelar untuk menguji kemampuan olah vokal para guru dengan membawakan lagu daerah, nasional, atau tembang pop riang.

Fashion show nusantara dimana guru berdandan kreatif mengenakan pakaian adat daerah atau busana daur ulang bertema kemerdekaan.

Lomba cerdas cermat / tebak lagu tak luput di pertandingan untuk menguji wawasan kebangsaan dan ketangkasan mengingat judul lagu perjuangan.

Menurutnya, dengan mengikuti kegiatan lomba tujuh belasan dapat meningkatkan kompetensi dan karier mengasah kemampuan akademik dan pedagogik secara berkelanjutan.

Menambah portofolio dan syarat kenaikan pangkat atau jabatan fungsional guru. Mengevaluasi diri sejauh mana kualitas mengajar dibandingkan dengan guru lain.

Inovasi dan Motivasi menemukan ide baru media atau metode pembelajaran yang kreatif. Menjadi teladan bagi siswa agar memiliki jiwa pembelajar dan kompetitif.

Memotivasi diri untuk terus memberikan karya terbaik dalam dunia pendidikan. Jejaring dan Apresiasi membangun relasi dengan guru hebat dari berbagai daerah. Mendapatkan penghargaan atau apresiasi atas dedikasi di bidang pendidikan,”imbuhnya.

Keikutsertaan guru dalam lomba tujuh belasan diharapkan dapat menjadi teladan karakter positif, mempererat hubungan sosial, dan menyegarkan kondisi mental guru itu sendiri,”tutur Syamsuddin.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *