TargetNasional, Online — Suasana berbeda terlihat di UPT SPF SDN Kaccia. Para guru, tukang, dan buruh tampak bahu-membahu menggelar kegiatan perbaikan sarana prasarana sekolah. Tidak tanggung-tanggung, area yang menjadi fokus perbaikan meliputi parkiran guru, kamar mandi, serta ruang kelas yang mulai membutuhkan sentuhan perbaikan, Sabtu (25/07/2026).
Kepala UPT SPF SDN Kaccia Makassar, Siti Fatimah, S.Pd.I.,M.Pd.I., mengungkapkan, kegiatan gotong royong ini berlangsung sejak pagi hari dengan penuh semangat kebersamaan.
Sejumlah guru ikut membantu, mengecat dinding, hingga membersihkan area yang direnovasi. Kehadiran mereka di tengah-tengah para tukang dan buruh menunjukkan komitmen kuat seluruh civitas akademika dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan representatif.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas sekolah. βKami sadar bahwa fasilitas yang baik adalah salah satu kunci kenyamanan belajar mengajar.
Oleh karena itu, hari ini kami bergerak bersama, tidak hanya menunggu anggaran besar, tapi memulai dari hal kecil dengan semangat kebersamaan,β ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perbaikan parkiran guru dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pendidik saat memarkirkan kendaraan. βParkiran yang layak adalah bentuk penghargaan kecil kami kepada para guru yang setiap hari berdedikasi mendidik anak-anak.
Selain dari pada itu, perbaikan kamar mandi menjadi prioritas karena menyangkut aspek kebersihan dan kesehatan seluruh warga sekolah. βKamar mandi yang bersih dan berfungsi dengan baik adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar. Kami ingin anak-anak dan guru merasa nyaman saat menggunakan fasilitas ini,βjelasnya.
Diketahui, perbaikan ruang kelas juga menjadi perhatian utama mengingat beberapa ruangan mulai mengalami kerusakan pada plafon dan lantai. βKami ingin proses belajar mengajar tidak terganggu oleh kondisi fisik ruangan. Maka hari ini kami benahi bersama,β ucapnya.
Keterlibatan para guru secara langsung dalam kegiatan fisik ini bukanlah hal baru di lingkungan SDN Kaccia. βIni sudah menjadi budaya kami. Ketika ada yang perlu diperbaiki, kami turun tangan. Anak-anak pun bisa melihat dan meneladani semangat gotong royong ini,βimbuhnya.
“Semoga dengan perbaikan ini, semangat belajar dan mengajar di SDN Kaccia semakin meningkat. Kami juga berharap ke depannya ada perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk mendukung penuh peningkatan sarana prasarana pendidikan di sekolah kami. Karena anak-anak adalah masa depan, dan mereka layak mendapatkan fasilitas terbaik,βtegasnya.
Kegiatan perbaikan yang melibatkan seluruh elemen sekolah ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan ke depan, dengan target seluruh area yang diperbaiki dapat digunakan kembali pada awal pekan ajaran baru. Semangat kolaborasi antara tenaga pendidik, tukang, dan buruh ini menjadi contoh nyata bahwa kepedulian terhadap fasilitas umum bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama,”tutur Siti Fatimah.(*)









