TargetNasional, Makassar β UPT SPF SD Inpres Tidung 2 saat ini menggelar Pameran Aksi Karya Daur Ulang. Hal ini dikatakan Andi Syahriani Syarif, S.Pd., M.Pd., kepada awak media, Jumat (19/06/2026) sore.
Sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) ia menjelaskan, pameran aksi karya daur ulang adalah cara efektif untuk mengedukasi, memamerkan kreativitas, dan mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan.
Adapun salah satu tujuan pameran ini simple yaitu mengajak kita semua bukti kalau perubahan kecil aksi nyata sampah yang biasa kita buang, ternyata bisa jadi solusi.
Dalam pameran ini, siswa(i) menampilkan berbagai kerajinan tangan hasil olahan dari barang bekas. Warna-warni hasil karya mereka tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga membawa pesan penting: sampah bukan hanya bisa dibuang, tapi juga bisa diubah menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai.
βKami ingin anak-anak tahu bahwa mereka bisa ikut menjaga lingkungan sejak usia dini. Tidak harus dengan hal besar, cukup dengan kreativitas dan kepedulian,β jelasnya.
Lanjut Andi Syahriani Syarif, kegiatan ini sekaligus menjadi media edukasi lingkungan yang dikemas secara menyenangkan. Anak-anak diajak memahami konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), serta pentingnya mengurangi sampah plastik sekali pakai.
Melalui pendekatan kreatif dan praktik langsung, nilai-nilai keberlanjutan lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh anak-anak atau siswa(i).
βIni bukan hanya soal membuat karya, tapi membentuk kebiasaan dan pola pikir baru bagi generasi muda kita. Mereka harus sadar bahwa setiap tindakan kecil bisa berdampak besar bagi bumi,β tungkasnya.
Andi Syahriani Syarif menambahkan, perlu diketahui bersama, Aksi Nyata Daur Ulang adalah pameran yang menampilkan hasil karya nyata dari gerakan peduli lingkungan. Di sini limbah nggak cuma dibuang, tapi diolah jadi karya yang punya nilai baru.
Adapun yang bisa kamu lihat di pameran seperti :
1. Karya Kreatif: Botol plastik jadi lampu hias, ban bekas jadi kursi taman, kertas koran jadi tas anyam. Semua hasil tangan warga, pelajar, dan komunitas.
2. Proses Interaktif: Demo langsung cara memilah sampah, ecobrick, dan teknik daur ulang sederhana yang bisa dipraktikkan di rumah.
3. Pesan Aksi: Setiap karya punya cerita β dari berapa kg sampah yang diselamatkan, sampai dampaknya buat lingkungan sekitar.(ILHO)







