UPT SPF SD Inpres Maccini Sombala Makassar Manfaatkan Sampah Organik Diolah Jadi Pupuk Siap Jual

Oplus_131072

TargetNasional, Online — Pengolahan sampah organik menjadi kompos di sekolah adalah sebuah program edukasi dan praktik lingkungan untuk mendaur ulang limbah seperti sisa makanan kantin dan dedaunan kering menjadi pupuk organik, Sabtu (13/06/2025)

Agustina Katindo, S.Pd., mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan pupuk untuk menyuburkan tanaman di area sekolah.

Bacaan Lainnya

Pengolahan kompos di lingkungan sekolah dengan memanfaatkan sisa potongan sayur, kulit buah, nasi basi, dan sisa makanan dari kantin. Dedaunan kering, ranting pohon, dan kertas atau kardus bekas.

3 hingga 4 minggu kompos siap dipanen jika warnanya sudah cokelat kehitaman, teksturnya menyerupai tanah, dan tidak berbau busuk.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi media pembelajaran langsung (P5) bagi siswa tentang pelestarian lingkungan dan gaya hidup ramah lingkungan.

Selain dari pada itu kegiatan ini juga untuk menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus menghasilkan pupuk gratis untuk kebun sekolah, dan bisa menambah nilai ekonomi dengan menjual pupuk hasil pengomposan sampah organik di lingkungan sekolah,”imbuhnya.

Pengolahan sampah organik di sekolah diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bersih sekaligus menjadi media edukasi. Proses ini menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, membekali siswa dengan keterampilan daur ulang, dan menghasilkan pupuk mandiri untuk merawat tanaman,”ungkap Agustina Katindo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *