UPT SPF SDN Gotong Gotong I Makassar Gelar Penamatan dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026

Oplus_131074

TargetNasional, Online β€” Penamatan dan pelepasan siswa kelas VI adalah acara seremonial tahunan yang menandai berakhirnya masa belajar di bangku sekolah dasar. Kegiatan ini menjadi momen simbolis penyerahan kembali siswa kepada orang tua sekaligus selebrasi kelulusan sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan tema,”Mewujudkan Generasi Pancasila Yang Berkarakter Berprestasi, dan Peduli Lingkungan Untuk Masa Depan Berkelanjutan”, kegiatan penamatan dan pelepasan SDN Gotong Gotong I Makassar digelar pada, Sabtu (06/06/2026) pagi.

Muh Yahya, S.Pd.,M.Si., mengungkapkan, acara ini meliputi pengalungan medali kelulusan dan penyerahan ijazah. Dalam pelaksanaannya, sekolah mengemas acara dengan cara yang sederhana agar tidak membebani biaya bagi orang tua siswa.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menjadi momen apresiasi dan selebrasi kelulusan siswa, di mana murid menampilkan bakat seni dan merayakan pencapaian belajar mereka bersama para guru serta wali murid.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menjadi kenangan yang berkesan, mengasah kreativitas dan rasa percaya diri anak, serta mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah dan orang tua siswa.

Kegiatan penamatan dan pelepasan selenggarakan dengan serangkaian agenda seperti, pengalungan medali kelulusan, penyerahan tanda kelulusan secara simbolis oleh kepala sekolah.

Pertunjukan kreativitas siswa, seperti, tari daerah, drama, paduan suara, dan pembacaan puisi. Pameran proyek pembelajaran atau kerajinan tangan siswa selama menempuh pendidikan.

Pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi dan momen sungkeman atau ucapan terima kasih kepada para guru dan orang tua,”imbuhnya.

Kegiatan pelepasan siswa kelas VI diharapkan menjadi momen apresiasi, kenangan berharga, dan motivasi agar siswa siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sekaligus sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antara siswa, orang tua, dan pihak sekolah,”ungkap Muh Yahya.

Pos terkait