TargetNasional, Online — Peningkatan minat baca siswa melalui perpustakaan ramah anak dilakukan dengan menciptakan ruang yang nyaman, menyenangkan, dan tidak kaku. Pendekatan ini berfokus pada penyediaan koleksi buku yang bervariasi sesuai minat, penataan ruang yang menarik, serta layanan interaktif, yang secara signifikan mendorong anak-anak mencintai buku dan membaca, Kamis (30/04/2026)
Ali, S.Pd.,M.Pd., mengungkapkan, beberapa strategi kunci dalam penerapan perpustakaan ramah anak seperti mengubah suasana perpustakaan menjadi tempat yang santai, tidak sunyi kaku, dan memiliki pojok baca yang menarik agar siswa betah.
Menyediakan buku-buku yang menarik secara visual, relevan, dan disesuaikan dengan kemampuan baca siswa agar mereka lebih antusias.
Menyelenggarakan kegiatan seperti membacakan cerita dengan ekspresi (storytelling), diskusi ringan, dan lomba-lomba kreatif.
Memberikan ruang bagi anak untuk memilih buku mereka sendiri dan terlibat dalam menata perpustakaan. Memanfaatkan buku digital interaktif untuk menarik minat generasi muda.
Dengan perbaikan fasilitas dan suasana, perpustakaan tidak lagi dianggap menakutkan, melainkan sebagai pusat edukasi yang menyenangkan,”imbuhnya.
Meningkatnya minat baca siswa diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperluas wawasan, dan memperbaiki hasil belajar secara akademik. Selain itu, budaya baca yang kuat akan merangsang kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta membentuk karakter kepribadian yang baik,”ungkap Ali.









