Pelaksanaan Akhir TKA Model Bata di UPT SPF SDN Kompleks Ikip Makassar Kembangkan Potensi Murid

Oplus_131072

TargetNasional, Online — Asesmen akhir TKA (Tes Kemampuan Akademik) dalam model BATA (Bimtek, Asesmen, Treatment, dan Asesmen Akhir) adalah tahap evaluasi akhir yang dilakukan setelah serangkaian intervensi atau pengajaran (treatment) diberikan kepada siswa, Rabu (15/04/2026)

Suardi, S.Pd.,M.Pd., mengungkapkan, asesmen akhir TKA adalah untuk mengukur capaian akademik siswa setelah menerima perlakuan/treatment khusus (perbaikan pembelajaran) berdasarkan hasil asesmen awal.

Bacaan Lainnya

Menilai efektivitas materi atau pendekatan yang telah diajarkan sebelumnya guna memastikan penguatan kompetensi siswa. Asesmen TKA merupakan bagian dari tahapan Model BATA yang diinisiasi, salah satunya oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk kelas VI SD, sebagai tindak lanjut atas hasil asesmen awal.

TKA sendiri merupakan asesmen standar untuk mengukur kemampuan akademis siswa secara komprehensif, sukarela, dan tidak menentukan kelulusan.

Asesmen akhir model BATA (Bimbingan, Aplikasi, Tindakan, Asesmen) diharapkan dapat memotret perkembangan kompetensi murid secara utuh, khususnya setelah mendapatkan proses pendampingan atau treatment tertentu.

Asesmen ini bertujuan menilai tingkat keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran atau indikator kompetensi dasar yang telah ditetapkan setelah melalui rangkaian proses BATA. Khusus dalam model pendampingan (misalnya untuk kelas VI), asesmen ini berfungsi memotret efektivitas intervensi yang telah diberikan (BATA) terhadap kompetensi murid.

Hasil asesmen digunakan untuk menentukan nilai atau predikat akhir, yang menjadi landasan untuk memutuskan apakah siswa telah mencapai standar kompetensi yang diharapkan. Asesmen akhir ini berfungsi sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian hasil belajar atau penyelesaian suatu satuan pendidikan.

Secara keseluruhan, asesmen ini menjadi penentu apakah tujuan dari model pembelajaran atau pendampingan yang diberikan telah tercapai dengan baik dan berdampak pada peningkatkan kualitas pembelajaran,”tutup Suardi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *