TargetNasional, Online — Asesmen akhir Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) diharapkan mampu menjadi alat ukur yang objektif, berstandar nasional, dan jujur untuk mengukur capaian akademik murid, Rabu (15/04/2026)
Menurut, Sastriana, S.Pd., kepala UPT SPF SD Negeri Mannuruki. Ada poin-poin utama yang diharapkan dari asesmen akhir TKA.
Siswa mendapatkan laporan mengenai capaian akademik individu secara akurat berdasarkan kurikulum. Mengetahui bagian materi akademik yang sudah dikuasai maupun yang belum, sehingga dapat menjadi bahan refleksi untuk perbaikan belajar. Diharapkan siswa mengikuti TKA sebagai tantangan untuk mengukur kemampuan diri secara jujur dan berintegritas.
Hasil TKA diharapkan menjadi acuan untuk memetakan pemahaman kurikulum siswa, yang dapat digunakan oleh sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Membantu guru dalam mengidentifikasi tingkat penguasaan akademik siswa secara terstandar.
Hasil TKA dapat digunakan sebagai validator nilai rapor pada seleksi nasional (SNBP) dan bahan pertimbangan masuk kejenjang yang lebih tinggi tinggi. Memberikan akses penyetaraan yang adil bagi siswa dari pendidikan nonformal dan informal.
TKA bersifat sukarela, tidak wajib, dan tidak menentukan kelulusan siswa, melainkan difokuskan sebagai pelengkap asesmen satuan pendidikan. Diharapkan pelaksanaan dilakukan dengan jujur untuk menghasilkan data yang akurat.
Secara keseluruhan, TKA diharapkan menjadi pelengkap ekosistem asesmen pendidikan yang lebih komprehensif, bukan menggantikan fungsi asesmen yang sudah dilakukan di tingkat satuan pendidikan,”tutup Sastriana.







