TargetNasional Online β Dalam rangka pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah yang berlangsung pada tanggal 6-10 April 2026, Kementrian Agama (Kemenag) Kota Makassar melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Muallimin Muhammadiyah Cab. Makassar. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau dan memastikan kelancaran proses ujian yang kini telah beralih ke sistem digital, menggunakan gadget sebagai media ujian.
Dalam kunjungan tersebut, H. Suedi M.Pd, perwakilan dari Kemenag Kota Makassar, memberikan arahan dan bimbingan kepada pihak madrasah dan peserta ujian. Beliau menekankan pentingnya pelaksanaan ujian yang jujur, adil, dan transparan, serta memastikan bahwa proses ujian berjalan lancar dan sukses dengan memanfaatkan teknologi digital.
βPenggunaan gadget dalam ujian ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses ujian, serta mengurangi penggunaan kertas yang dapat berdampak positif pada lingkungan,β ujar H. Suedi M.Pd.
Sementara itu, Musdalifah Yaqob, Kepala Madrasah Aliyah Muallimin Muhammadiyah Cabang Makassar, juga memberikan arahan dan motivasi kepada peserta ujian. Beliau berharap agar peserta ujian dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan mencapai hasil yang memuaskan dengan memanfaatkan teknologi yang ada.
βUjian berbasis digital ini memang lebih memudahkan siswa, karena mereka tidak perlu lagi membawa kertas dan dapat mengerjakan soal-soal dengan lebih cepat dan akurat,β kata Musdalifah Y.
Pelaksanaan ujian ini diikuti oleh kurang lebih 57 orang peserta. Dengan adanya kunjungan Kemenag Kota Makassar, diharapkan proses ujian dapat berjalan lancar dan sukses, serta menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berakhlak mulia.
Salah satu siswa Ahmad Fadlan juga menyambut ujian ini dengan sangat positif, mereka merasa lebih nyaman dan mudah dalam mengikuti ujian dengan menggunakan gadget. βSaya merasa lebih santai dan tidak perlu repot membawa kertas, semua soal sudah ada di gadget,β kata salah satu siswa.
Dengan demikian, pelaksanaan ujian akhir madrasah ini dapat dikatakan sebagai salah satu contoh implementasi pendidikan yang modern dan berteknologi, serta sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.






