Pelaksanaan Simulasi TKA di UPT SPF SDN Paccinang Makassar Bahan Evaluasi Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Oplus_131072

TargetNasional, Online — Simulasi TKA merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang bertujuan memastikan kesiapan sistem, infrastruktur teknologi, serta alur layanan sebelum pelaksanaan utama, Rabu (04/03/2026)

Zaenab, S.Pd.,MM., simulasi ini untuk membiasakan siswa dengan sistem aplikasi, tipe soal (penalaran, numerik, verbal), dan prosedur ujian.

Bacaan Lainnya
Oplus_131072

TKA adalah asesmen standar nasional yang dirancang oleh Kemendikdasmen (berdasarkan Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025) untuk mengukur capaian akademik dan potensi kognitif siswa pada mata pelajaran tertentu.

Kegiatan ini adalah untuk menilai kompetensi dasar sesuai kurikulum, memetakan kemampuan secara objektif, dan hasilnya dapat digunakan sebagai bahan seleksi atau indikator prestasi ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Materi yang diujikan mencakup kemampuan dasar seperti Bahasa Indonesia dan Matematika untuk tingkat dasar, serta mata pelajaran spesifik.

TKA berfungsi sebagai alat evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dan menjadi investasi akademik bagi siswa.

Menurutnya, tujuan utama dari simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah membiasakan siswa dengan sistem ujian berbasis komputer, format soal, dan manajemen waktu, sehingga mengurangi kendala teknis dan mental saat ujian sesungguhnya.

Simulasi ini membantu siswa mengukur kemampuan akademik secara mandiri dan mempersiapkan diri untuk studi lanjutan. Membiasakan siswa dengan sistem aplikasi, tipe soal (penalaran, numerik, verbal), dan prosedur ujian.

Membantu siswa mengatur durasi pengerjaan agar seluruh soal terselesaikan. Memastikan perangkat komputer, jaringan, dan sistem di sekolah berfungsi dengan baik sebelum pelaksanaan utama.

Memberikan gambaran kepada siswa mengenai kekuatan dan kelemahan mereka dalam materi akademik. Mengurangi rasa takut dan kecemasan siswa terhadap tes,”imbuhnya.

Simulasi ini juga menjadi bahan evaluasi bagi pihak sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,”tutup Zaenab.

Pos terkait