TargetNasional, Online — Simulasi TKA merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang bertujuan memastikan kesiapan sistem, infrastruktur teknologi, serta alur layanan sebelum pelaksanaan utama, Selasa (03/03/2026)
Syahruni Arisandy, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, simulasi ini untuk membiasakan siswa dengan sistem aplikasi, tipe soal (penalaran, numerik, verbal), dan prosedur ujian.
TKA adalah asesmen standar nasional yang dirancang oleh Kemendikdasmen (berdasarkan Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025) untuk mengukur capaian akademik dan potensi kognitif siswa pada mata pelajaran tertentu.
Menilai kompetensi dasar sesuai kurikulum, memetakan kemampuan secara objektif, dan hasilnya dapat digunakan sebagai bahan seleksi atau indikator prestasi ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Materi yang diujikan mencakup kemampuan dasar seperti Bahasa Indonesia dan Matematika untuk tingkat dasar, serta mata pelajaran spesifik.
TKA tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan, melainkan memberikan sertifikat hasil sebagai bukti pencapaian akademik, diikuti oleh siswa kelas VI.
Menurutnya, TKA berfungsi sebagai alat evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dan menjadi investasi akademik bagi siswa.
Tujuan utama dari simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah membiasakan siswa dengan sistem ujian berbasis komputer, format soal, dan manajemen waktu, sehingga mengurangi kendala teknis dan mental saat ujian sesungguhnya,”imbuhnya.
Simulasi ini membantu siswa mengukur kemampuan akademik secara mandiri dan mempersiapkan diri untuk studi lanjutan,”tutup Syahruni Arisandy.









