Siswi UPT SPF SD Inpres Gontang Makassar Raih Juara I di Festival Budaya Nusantara

Oplus_131072

TargetNasional, Online — SMP Islam Athirah Makassar kembali menggelar Festival Budaya Nusantara ke-12 tahun 2026 di pelataran sekolah Islam Athirah Makassar Jalan Kajaolalido , mengangkat tema ” Bersatu Dalam Keberagaman “, festival budaya tahun ini diikuti oleh 39 sekolah tingkat SD di Kota Makassar, Rabu (11/02/2026) PLP

Johoriah, S.Pd.,M.Pd., mengungkapkan, Festival Budaya Nusantara ke-12 adalah kegiatan yang dinantikan oleh sekolah tingkat SD se-makassar

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya agar para siswa lebih mengenal keanekaragaman budaya di Indonesia.

kegiatan tahunan ini dianggap luar biasa, karena dengan adanya festival budaya Nusantara seperti ini dapat mengenalkan ragam kebudayaan di Indonesia kepada para siswa.

Terdapat banyak macam budaya yang diperlihatkan dalam festival ini, misalnya tarian, lagu daerah, makanan, dan lain-lain. Dari kegiatan yang dilakukan ini, para siswa diberikan pengetahuan melalui perlombaan. Bukan hanya sekedar kompetensi, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan mengenal satu sama lain.

“Alhamdulillah” pada kesempatan ini siswi kami St. Aisyah Az Zahrah berhasil meraih Juara I Lomba Ranking 1. Tentunya kami merasa senang sekaligus bangga dengan apa yang dicapai siswi kami di festival budaya Nusantara tahun 2026.

Festival budaya Nusantara adalah wadah yang dibuat untuk para siswa agar dapat mengenal budaya Indonesia, terutama budaya Sulawesi Selatan. Para siswa diperkenalkan untuk memahami dan mencintai budaya di Indonesia. Para siswa harus dapat mengenal slogan Bugis-Makassar, yakni Siapakainge’, Sipakatau, dan Sipakale’bi.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada Festival Budaya Nusantara ke-12 kali ini, ada satu lomba yang diadakan yakni mendongeng.

Seperti festival kebudayaan nusantara yang di tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini menghadirkan parade dan stand persembahan dari sekolah yang turut hadir mengikuti berbagai lomba yang telah diselenggarakan seperti lomba tari kreasi tradisional, menggambar, mendongeng, baca puisi, menyanyi solo, dan ranking,”tutup Johoriah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *