UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda Makassar Membentuk Karakter Disiplin dan Hidup Bersih

Oplus_131074

TargetNasional, Online β€” sekolah adalah rumah kedua bagi para siswa. Di sinilah mereka belajar, berdiskusi, dan mengembangkan diri setiap harinya. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kerapian kelas bukan hanya tanggung jawab perorangan, tetapi tanggung jawab semua warga sekolah, Kamis (22/01/2026)

Irma, S.Pd., mengungkapkan, kebersihan dan kerapian kelas berpengaruh langsung terhadap kenyamanan dan konsentrasi belajar. Ruangan kelas yang bersih bebas dari sampah, debu, dan barang berserakan akan menciptakan suasana yang kondusif dan menyenangkan. Selain itu, kelas yang rapi mencerminkan kedisiplinan dan sikap peduli terhadap lingkungan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, menjaga kebersihan bermanfaat untuk mencegah penyakit, karena lingkungan bersih menjauhkan kita dari kuman dan virus. Meningkatkan semangat belajar, karena ruangan yang rapi membuat kita lebih fokus dan tenang. Menumbuhkan tanggung jawab, karena kita belajar bekerja sama dan saling peduli.

Menjaga kelas tetap bersih dan rapi tidaklah sulit jika dilakukan bersama-sama. Jangan biarkan sampah berserakan. Sediakan tempat sampah di dalam kelas dan biasakan membuang sampah dengan benar.

Setelah digunakan, rapikan meja dan kursi agar kelas selalu terlihat tertata, setelah pelajaran selesai, jangan lupa menghapus papan tulis.

Kelas bersih, cerminan siswa yang disiplin, letakkan buku, alat tulis, dan tas di tempat yang semestinya. Piket bukan hukuman, tetapi bagian dari pembelajaran tanggung jawab. Tidak mencoret-coret meja, kursi, atau dinding. Hormati fasilitas sekolah agar tetap nyaman digunakan semua orang.

Kebersihan dan kerapian kelas adalah bagian dari pembentukan karakter siswa. Siswa yang peduli terhadap kebersihan adalah siswa yang peduli terhadap lingkungan dan orang lain. Mulailah dari hal kecil, dari diri sendiri, dan dari sekarang,”tegasnya.

Kita semua memiliki peran dalam menjaga kelas tetap bersih dan rapi. Jika dilakukan bersama, kebersihan bukan lagi beban, melainkan kebiasaan yang menyenangkan,”ungkapnya.(*)

Pos terkait