Penyuluhan Hidup Bersih dan Sehat di UPT SPF SDN Bayang Bersama Mahasiswa Unismuh Makassar

Oplus_131072

TargetNasional, Online — Penyuluhan hidup bersih dan sehat (PHBS) bersama Mahasiswa Unismuh untuk anak SD berfokus pada pembiasaan praktis seperti, cuci tangan pakai sabun, jajanan sehat, menggunakan jamban bersih, olahraga teratur, membuang sampah pada tempatnya, memberantas jentik nyamuk, dan tidak merokok (jika sudah besar), dengan metode edukasi yang interaktif (diskusi, demonstrasi, audio-visual) agar mudah diingat dan diterapkan di sekolah serta rumah, guna menciptakan lingkungan sekolah sehat dan meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan, Selasa (20/01/2026)

Irhamah Ibrahim, S.Pd.,M.Pd., mengungkapkan, pentingnya cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum makan dan sesudah dari toilet.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, memilih jajanan yang bersih, bergizi, dan tidak terlalu banyak gula, garam, atau lemak. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat.

Melakukan olahraga teratur atau aktivitas fisik seperti bermain untuk meningkatkan kebugaran. Membuang sampah pada tempatnya untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Memeriksa dan membersihkan genangan air di lingkungan sekolah untuk mencegah DBD. Dan mencegah paparan asap rokok. Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan secara rutin.

Menggunakan demonstrasi praktik (misalnya cara cuci tangan yang benar). Menggunakan video atau cerita bergambar (audio-visual) agar lebih menarik.

Mendorong siswa untuk bertanya dan berinteraksi. Siswa mempraktikkan langsung perilaku PHBS. Melakukan penyuluhan secara rutin agar menjadi kebiasaan.

Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang pentingnya kesehatan. Membentuk kebiasaan baik yang akan terbawa hingga dewasa. Menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman. Mencegah penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan anak,”imbuhnya.

Penyuluhan hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan warga sekolah lainnya tentang pentingnya kebersihan dan kesehatan, membentuk perilaku sehat yang berkelanjutan, mencegah penyakit menular, menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman, serta meningkatkan prestasi akademik dan kualitas hidup siswa secara keseluruhan, menjadikan mereka agen perubahan di keluarga dan masyarakat,”ungkap Irhamah Ibrahim.

Pos terkait