UPT SPF SMPN 54 Makassar Manfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sarana Belajar Meningkatkan Fokus, Motivasi Dan Pemahaman Nyata

Oplus_131074

TargetNasional, Online — Siswa memanfaatkan lingkungan sekolah yang bersih untuk belajar, baik di dalam maupun di luar kelas, melalui kegiatan seperti pembelajaran kontekstual di taman atau kebun, proyek lapangan, kerja bakti, atau sekadar belajar di halaman yang asri untuk meningkatkan fokus, motivasi, dan pemahaman nyata, bukan hanya teori, sambil menumbuhkan karakter positif seperti tanggung jawab dan kepedulian lingkungan, Rabu (07/01/2026)

Menurut, Dra. Habiba.,M.Pd, belajar di luar kelas adalah untuk memberikan pengalaman nyata yang menyenangkan, meningkatkan motivasi, kreativitas, dan keterampilan sosial siswa melalui interaksi langsung dengan alam dan lingkungan sekitar, serta memahami konsep secara kontekstual dan bermakna dengan cara yang lebih aktif daripada di kelas, menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan pemecahan masalah, dan apresiasi terhadap kehidupan nyata.

Bacaan Lainnya
Oplus_131074

Belajar di ruang terbuka di sekolah bermanfaat meningkatkan fokus, kreativitas, dan kinerja akademis siswa karena meredakan kejenuhan; memperkuat kesehatan mental dan fisik melalui aktivitas fisik serta interaksi dengan alam; serta membangun kesadaran lingkungan, kerja sama tim, dan kemandirian dengan cara belajar langsung dari dunia nyata.

Belajar di ruang terbuka di sekolah diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep secara kontekstual, menstimulasi perkembangan kognitif, meningkatkan kesehatan mental dan fisik, serta mengembangkan keterampilan sosial dan kesadaran lingkungan siswa melalui interaksi langsung dengan alam, mendorong kreativitas, kerja sama, dan kemandirian dalam suasana yang lebih segar dan menyenangkan, mengurangi kejenuhan belajar di kelas.

Suasana bersih dan segar membantu siswa lebih fokus dan antusias. Belajar dari ruang terbuka memberikan pengalaman yang lebih mendalam daripada hanya teori di kelas.

Membangun karakter peduli lingkungan, tanggung jawab, kerja sama, dan empati. Mengembangkan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi.

Pemanfaatan lingkungan yang bersih ini mengubah sekolah menjadi sumber belajar yang holistik, tidak hanya terbatas pada ruang kelas,” ungkapnya.

Pos terkait