Pelatihan Desiminasi 7 Jurus BK Hebat di UPT SPF SD. Negeri Bawakaraeng 3 Makassar.

TargetNasional Online – UPT SPF SDN Bawakaraeng 3 baru saja menggelar Pelatihan Desiminasi 7 Jurus BK Hebat bagi para wali kelas pada Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat layanan pendampingan murid serta meningkatkan kompetensi guru dalam pengelolaan kelas yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.

Pelatihan dipimpin langsung oleh Hasbillah, Kepala sekolah yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Seluruh wali kelas dari kelas I hingga VI hadir dengan antusias mengikuti rangkaian materi.

Dalam pemaparannya, Hasbillah menjelaskan bahwa 7 Jurus BK Hebat merupakan strategi pendampingan yang dirancang untuk membantu guru memahami dan merespons kebutuhan akademik, sosial, emosional, serta karakter murid secara komprehensif. Tujuh jurus tersebut memberikan panduan praktis bagi wali kelas dalam membangun komunikasi empatik, mengelola dinamika kelas, dan mendukung tumbuh kembang murid.

Pelatihan berlangsung interaktif melalui diskusi kasus, simulasi layanan kelas, hingga pemetaan kebutuhan murid. Pendekatan ini mendorong guru untuk menggali pengalaman, bertukar gagasan, dan menemukan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di kelas.

Hasbillah menegaskan pentingnya peran wali kelas dalam menciptakan iklim belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. Ia mengajak para guru menerapkan 7 Jurus BK Hebat sebagai bagian dari praktik reflektif dan berkelanjutan, sehingga kualitas layanan pembinaan di sekolah dapat semakin meningkat.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pihak sekolah dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan. Dengan turun langsung sebagai narasumber, Kepala Sekolah menunjukkan contoh nyata mengenai pentingnya kepemimpinan yang aktif dalam mendukung profesionalisme guru serta penguatan layanan BK di lingkungan sekolah dasar.

Melalui pelatihan ini, UPT SPF SDN Bawakaraeng 3 berharap seluruh wali kelas mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah strategis mewujudkan lingkungan belajar yang lebih humanis, inklusif, dan holistik bagi seluruh peserta didik. (**)

Pos terkait