TargetNasional, Online β Skrining dan pembagian kacamata gratis dari Kemenkes melalui Puskesmas di sekolah adalah bagian dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah, sebuah inisiatif βjemput bolaβ untuk deteksi dini masalah kesehatan anak usia sekolah (SD-SMA) termasuk gangguan penglihatan, yang melibatkan pemeriksaan oleh Puskesmas di sekolah, lalu siswa yang terdeteksi gangguan penglihatan akan dibantu dapat kacamata gratis melalui kolaborasi dengan mitra seperti IROPIN dan GAPOPIN, didukung platform SATUSEHAT untuk pencatatan, Senin (08/12/2025)
Hj. Nahidha Mallapiang, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, Puskesmas Balla Parang melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk indera (mata dan telinga), status gizi, dan kesehatan jiwa.
Pada pemeriksaan indera, siswa akan dicek visusnya (ketajaman penglihatan), siswa yang ditemukan mengalami gangguan penglihatan (rabun jauh, dekat, atau silinder) akan dirujuk ke Puskesmas atau optik terdekat.
Siswa yang membutuhkan akan mendapatkan kacamata gratis hasil kolaborasi dengan Ikatan Pengusaha Optik Indonesia (IROPIN) dan Gabungan Perusahaan Alat Kesehatan Optik Indonesia (GAPOPIN).
Program ini bertujuan untuk
mengidentifikasi risiko kesehatan dan penyakit sedini mungkin. Mencegah hambatan belajar akibat masalah penglihatan. Mendukung pencapaian akademik dan perkembangan siswa.
Program ini adalah wujud nyata pemerintah untuk hadir langsung ke sekolah guna memastikan kesehatan anak Indonesia optimal.
Kami berharap dengan pembagian kacamata gratis dapat meningkatkan kualitas belajar dan prestasi akademik siswa, karena penglihatan yang jelas sangat penting untuk memahami pelajaran, terutama di era digital, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri siswa dan mendorong kesadaran akan pentingnya kesehatan mata untuk masa depan yang lebih cerah,βungkap Hj. Nahidha Mallapiang.







