TargetNasional, Makassar β Perang kelompok antar warga kembali terjadi di TPU Beroanging, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (03/11/2025) malam.
Dari kejadian tersebut personel atau anggota Satpol PP Makassar yang melakukan Pengamanan (PAM) bersama unsur Brimob untuk melerai terkena petasan di bagian kepala dan busur (anak panah) pada tameng.
Diketahui, insiden ini melibatkan remaja dari wilayah Sapiria, Kelurahan Lembo, dan remaja dari Lorong Bortaβ, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo.
Terpantau awak media, rumah warga dan fasilitas lainnya rusak terkena busur, batu dan petasan, hingga membuat masyarakat setempat tidak nyaman lagi berada di rumah mereka.
Mirisnya dari kejadian tersebut, aparat kepolisian dari Polsek setempat yaitu Polsek Tallo dan Polsek Bontoala serta Polrestabes Makassar tidak ada di lokasi. Yang ada hanya Satpol PP Makassar dan Brimob.
Salah satu petugas yang melakukan pengamanan dan tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, kejadian ini terjadi sejak beberapa bulan lalu.
βDulunya kami bersama unsur TNI, Brimob dan Satpol PP Stand By (Stay), namun dari TNI sudah di tarik bertugas di satuannya. Kami berada di sini berdasarkan Surat Perintah (SP), makanya kami di sini.β
βNamun, kami di sini tidak bisa melakukan tindakan tegas seperti penangkapan pelaku. Yang berhak ialah dari Polsek, Polres ataupun Resmob. Jika tidak ada penangkapan perang kelompok pastinya akan terjadi lagi dan korban akan bertambah,β ungkapnya.
βWarga sekitar lokasi yang di wawancarai juga berharap, dari pemerintah Kota Makassar, Polsek dan Polrestabes segera lakukan tindakan tegas biar tidak ada lagi korban pak, kita juga disini sangat terganggu dan perang ini sangat meresahkan, tangkap saja karena sudah masuk pidana, masa tidak bisa di tangkap,β pungkasnya kepada awak media.
Hingga berita ini di terbitkan belum ada tanggapan dari pihak Polsek dan Polrestabes Makassar.(Red)







