TargetNasional, Makassar — Seluruh pejabat di lingkup Pemerintah Kota Makassar, termasuk camat dan lurah, akan menjalani evaluasi kinerja secara berkala, Sabtu (11/04/2026).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu mengatakan, evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari fakta integritas yang telah ditandatangani bersama.
βYa pasti dievaluasi juga. Kerjanya kan kita semua sudah tanda tangan fakta integritas. Jadi bukan cuma camat dan lurah, tapi juga kepala OPD, kepala bidang, bahkan semua eselon IV akan dievaluasi,β ujar Kamelia.
Menurutnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin telah meminta data lengkap mengenai kinerja camat dan lurah untuk dijadikan bahan evaluasi.
βIni tadi Pak Wali minta untuk diberikan data. Untuk lurah, untuk camat, untuk Pak Wali. Kita sama-sama diskusi dengan Pak Senda, kira-kira bagaimana hasil kinerja mereka setelah berjalan. Kan ada fakta integritas ya,β tambah Memi sapaan akrabnya.
Memi menegaskan, evaluasi dilakukan setiap tiga bulan sekali. Hasil evaluasi tersebut bisa berimplikasi pada pergeseran jabatan, pemberian treatment khusus, atau bahkan tetap mempertahankan posisi jika kinerjanya dianggap memuaskan.
βYa mungkin saja digeser, mungkin juga tidak. Atau mungkin ada treatment khusus. Karena misalnya ada yang kurang, Pak Wali bisa menyampaikan kepada kami untuk membuat treatment tertentu supaya meningkatkan kinerja mereka,β jelasnya.
Ia menambahkan Wali Kota sudah memiliki catatan khusus terkait kinerja camat dan lurah.
βPak Wali cuman menyampaikan, meminta kepada saya catatan nama-nama camat dan lurah, serta hasil uji kompetensi. Beliau ingin melihat dari evaluasi kinerja mereka,β ungkapnya.
Dengan sistem evaluasi ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat memastikan bahwa seluruh pejabat, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, bekerja sesuai dengan fakta integritas yang telah ditandatangani.
Evaluasi berkala ini bukan hanya untuk menilai kinerja, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
βEvaluasi ini penting agar kita bisa memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Kalau ada kekurangan, kita bisa segera melakukan perbaikan,β tegas Memi.(*)









