TargetNasional, Online — Siswa memanfaatkan lingkungan sekolah, baik fisik (taman, lab, perpustakaan) maupun sosial, sebagai sumber belajar kontekstual dan ruang interaksi aktif. Pendekatan ini meningkatkan pemahaman materi melalui pengalaman langsung, meningkatkan motivasi, serta memupuk karakter, keterampilan sosial, dan kepedulian lingkungan, menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak membosankan, Rabu (11/02/2026)
Menurut, Irma, S.Pd., pembelajaran Luar Kelas (Outdoor Learning) siswa langsung mengamati, meneliti, dan berinteraksi langsung dengan objek nyata seperti tanaman, hewan, atau ekosistem di taman sekolah.
Menggunakan perpustakaan untuk literasi, laboratorium untuk eksperimen IPA, dan lapangan untuk olahraga/aktivitas fisik.
Membangun relasi melalui kegiatan ekstrakurikuler, diskusi kelompok di taman, serta menghormati nilai-nilai dan aturan sekolah.
Melakukan kegiatan ramah lingkungan, seperti daur ulang sampah kreatif, berkebun, dan menjaga kebersihan taman.
Konsep abstrak menjadi lebih mudah dimengerti karena siswa melihat langsung relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari.
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas siswa. Suasana belajar lebih terbuka, segar, dan tidak monoton, sehingga siswa lebih bersemangat,”imbuhnya.
Memupuk nilai-nilai tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Pemanfaatan lingkungan sekolah yang optimal menjadikan pengalaman belajar lebih berkesan dan mendalam, jauh dari kesan belajar yang hanya terbatas di dalam kelas,”ungkap Irma.









