Guru UPT SPF SD Negeri Mattoanging I Siap Raih Medali di Porsenijar PGRI Tingkat Kota Makassar Cabang Seni Tari Tungga

Oplus_131072

TargetNasional, Online — Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Kota Makassar secara resmi dibuka oleh Wali Kota Makassar yang diwakili oleh Staf Ahli Wali Kota Irwan Adnan.

Acara pembukaan yang digelar di Lapangan Tennis Indoor Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulsel dihadiri oleh seluruh cabang PGRI se-Makassar.

Bacaan Lainnya

Reni Astuty Latif, S.Pd.,M.Pd., mengungkapkan, Porsenijar yang berlangsung mulai tanggal 1 hingga 7 Februari mempertandingkan 8 cabang olahraga. 7 cabang seni serta 1 cabang pembelajaran yang baru akan dipertandingkan.

Salah satu guru kami ikut bertanding di cabang seni tari tunggal. Cabang seni tari dalam Porsenijar (Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran) PGRI melombakan jenis tarian yang menonjolkan kearifan lokal dan kreativitas guru, Sabtu (07/02/2026)

Menurutnya, Porsenijar Kota Makassar hadir untuk menggembirakan, dengan semangat sinergitas PGRI memberikan semangat bagi para peserta Porsenijar.

Agar para guru tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga sehat secara mental untuk bagaimana dapat memberikan pembelajaran bagi siswa untuk peningkatan pendidikan di Kota Makassar.

Ia juga menyampaikan bahwa hal ini bertujuan meningkatkan kreativitas, bakat, dan profesionalisme guru serta siswa, sekaligus menjadi ajang silaturahmi, memupuk sportivitas, dan memperkuat persatuan.

β€œSelain itu, Porsenijar juga untuk menyalurkan minat dan bakat guru/siswa dalam olahraga, seni, dan pembelajaran. Mempererat persaudaraan antar pendidik maupun siswa. Membangun generasi unggul dan meningkatkan prestasi olahraga/seni ke tingkat yang lebih tinggi.

Menanamkan nilai-nilai kejujuran, sportivitas, dan karakter unggul serta meningkatkan profesionalisme guru dalam mendukung pendidikan.

Kami berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat memicu semangat untuk menjuarai Porsenijar tingkat Sulsel. Agar kiranya ini menjadi ajang silaturrahmi dan keakraban untuk para guru yang ada di kota Makassar,” ungkap Reni.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *