Kepsek UPT SPF SDN Tamamaung Makassar Ikuti Konperensi PGRI Cabang Panakkukang Tahun 2025 Dengan Tema Tranformasi PGRI Menuju Indonesia Emas

Oplus_131072

TargetNasional, Online — Konferensi PGRI Cabang Panakkukang di Hotel Denpasar adalah acara rutin untuk memilih kepemimpinan baru PGRI dan mengevaluasi kegiatan organisasi, yang diselenggarakan dua hari sebelum Hari Ulang Tahun ke-80 PGRI pada 25 November.

Konferensi ini mencakup pembukaan, sidang pleno, dan penutupan, di mana pengurus lama akan menyerahkan estafet kepemimpinan kepada pengurus baru pada, Sabtu (22/11/2025)

Bacaan Lainnya

Ali, S.Pd.,M.Pd., kepala UPT SPF SDN Tamamaung Makassar, pada konferensi PGRI H. basora, S.Pd.,M.Pd., terpilih menjadi pemimpin/ketua baru PGRI cabang Panakkukang.

Tentunya kami menghormati dan merasa bangga serta mengucapkan selamat dengan terpilihnya beliau sebagai ketua PGRI cabang panakkukang, dengan kepercayaan penuh dari rekan – rekan guru untuk memimpin organisasi profesi yang strategis ini.

Dukungan yang kuat dari sesama anggota dan semangat kebersamaan dalam membangun persatuan guru semoga dapat diemban dengan baik,”ujarnya

Menurutnya, ketua cabang PGRI sebagai pemimpin, perencana, koordinator, dan pengendali organisasi di tingkat cabang, dengan tugas utama menjabarkan program pusat menjadi kegiatan lokal, memimpin rapat, menyusun rencana kerja, mengendalikan administrasi, dan mewakili PGRI, serta membina disiplin organisasi dan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk memajukan pendidikan di wilayahnya.

Tanggung jawab yang besar untuk mengemban amanah dan memenuhi harapan anggota, terutama dalam hal peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru.

PGRI adalah organisasi pekerja sosial, sehingga kesan yang muncul adalah harus siap berkorban waktu dan tenaga secara sukarela demi kepentingan bersama.

Dihadapkan pada tantangan nyata seperti isu pengangkatan guru honorer, kesejahteraan, birokrasi, dan adopsi teknologi dalam pembelajaran, yang semuanya memerlukan solusi konkret.

Kami berharap beliau dapat melanjutkan program kerja yang sudah baik dan memperbaiki “pekerjaan rumah” dari periode sebelumnya, seperti meningkatkan partisipasi anggota atau efektivitas program. Semangat pengabdian untuk menjadikan PGRI sebagai wadah perjuangan guru yang lebih aktif, berdampak, dan bermartabat,”ungkap Ali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *