Menuju Adiwiyata Provinsi, Kepsek SMPN 46 Makassar Dewan Guru dan Staf Rapat Bersama

Oplus_131072

TargetNasional, Online — Rapat kepala sekolah (kepsek) dan guru bersama menuju Adiwiyata provinsi adalah bagian dari manajemen berbasis sekolah yang bersifat partisipatif untuk mengembangkan dan mengevaluasi program sekolah berwawasan lingkungan, Rabu (30/10/2025)

Muh.Nuryadin, S.Pd.,M.Pd., mengungkapkan, tujuannya dari rapat ini adalah untuk memastikan semua pihak memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mempersiapkan sekolah untuk penilaian Adiwiyata.

Bacaan Lainnya
Oplus_131072

Rapat menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan membangun komitmen dari seluruh warga sekolah, termasuk kepala sekolah dan guru, terhadap program Adiwiyata.

Bersama dengan guru menyusun rencana kerja yang jelas dan terperinci terkait kegiatan berwawasan lingkungan, seperti pengelolaan sampah, konservasi energi, dan pengembangan kurikulum berbasis lingkungan.

Dalam rapat, tim Adiwiyata akan dibentuk dan tugas-tugas akan dibagi secara jelas di antara para guru dan staf untuk memastikan setiap aspek penilaian Adiwiyata dapat terpenuhi dengan baik.

Rapat rutin, yang bisa dilakukan setiap beberapa bulan sekali, berfungsi sebagai forum untuk mengevaluasi progres yang telah dicapai. Hal ini memungkinkan perbaikan dan penyesuaian strategi jika diperlukan.

Rapat juga digunakan untuk membahas komponen dan standar penilaian Adiwiyata, serta menyiapkan dokumentasi yang diperlukan untuk pengajuan ke tingkat provinsi.

Empat komponen yang dibahas dalam rapat berdasarkan kriteria Adiwiyata;
Penerapan peraturan dan kebijakan sekolah yang mendukung pelestarian lingkungan.

Pengintegrasian materi-materi lingkungan hidup ke dalam mata pelajaran.

Pelaksanaan aksi lingkungan yang melibatkan seluruh warga sekolah, seperti kader Adiwiyata, kegiatan kebersihan, atau penanaman pohon.

Ketersediaan dan pengelolaan fasilitas yang mendukung program Adiwiyata, seperti tempat sampah terpilah, lubang biopori, atau instalasi penghemat energi.

Selaku kepala sekolah yang membawa sekolah menuju Adiwiyata provinsi berharap agar seluruh warga sekolah memiliki kesadaran dan kebiasaan untuk peduli dan berbudaya lingkungan secara berkelanjutan. Penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi bukan hanya sekadar target, melainkan simbol keberhasilan dalam membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup,”ungkap Muh.Nuryadin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *