Penamatan dan Pelepasan siswa-siswi kelas 6 UPT SPF SDI Jongaya 1 Makassar Dihadiri Oleh 3 Kepala Sekolah Purnabakti Dari Tahun 2012-2024

TargetNasional, Makassar — Seperti sudah menjadi tradisi, setiap sekolah menyelenggarakan perpisahan sekolah setiap tahunnya. Dari tingkat TK sampai tingkat SLTA dan Perguruan Tinggi menyelenggarakan perpisahan sekolah dengan berbagai acara yang tetap meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, guru, kepala sekolah, maupun orang tua, penamatan siswa-siswi kelas VI UPT SPF Jongaya I Makassar digelar di Grand WaterBoom mandai Maros, Kamis (30/05/2024)

Pelaksanaan acara penamatan dan pelepasan di Grand WaterBoom Mandai Maros dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran, kata sambutan oleh kepala sekolah Nurbaya, S.Pd., kemudian sambutan sambutan oleh 3 kepala sekolah purnabakti dari tahun 2012 – 2024, dilanjutkan dengan prosesi penamatan dan pelepasan, serta pesan dan kesan perwakilan guru, wali siswa, yang terakhir adalah pengumuman siswa yang berprestasi.

Bacaan Lainnya

Nurbaya, S.Pd., mengungkapkan, perpisahan sekolah selalu masuk dalam agenda rutin kegiatan sekolah di akhir tahun ajaran, maka acara tersebut dianggap penting untuk diselenggarakan.

Setiap siswa akan menjadikan perpisahan sekolah sebagai momentum mengucapkan terima kasih kepada guru yang telah mengajar dan mendidik mereka.
Siswa juga perlu menyampaikan permintaan maaf kepada guru, atas kenakalan dan ketidak-patuhan selama menjadi siswa disekolah.
Siswa pun meminta restu agar ilmu yang sudah diperoleh menjadi bermanfaat dan menjadi bekal untuk kehidupan di masa depan.

Selain dengan guru, siswa juga akan berpisah dengan seluruh teman dalam satu angkatan, keberadaan teman sangat penting selama bersekolah karena teman adalah orang yang paling dekat. Banyak hal menyenangkan telah dilakukan bersama teman seperti berbagi cerita, bermain, termasuk belajar bersama.

Suasana haru menyelimuti acara perpisahan ini, kerena akan menjadi kegiatan terakhir bersama teman-teman sebelum berpisah untuk melanjutkan ke sekolah yang berbeda.

Nurbaya, S.Pd., juga menghaturkan terima kasih kepada kepala kepala sekolah purnabakti yang meskipun sudah tidak bertugas tapi masih mau menyempatkan waktunya untuk menghadiri penamatan dan pelepasan siswa-siswinya. Semoga penamatan dan pelepasan ini untuk dijadikan motivasi oleh siswa-siswi agar lebih berkarya dan berprestasi lagi disekolahnya nanti.

Ditempat yang sama purnabakti Hj Muliati BM, S.Pd., mengungkapkan, sekolah bagaikan rumah kedua bagi siswanya. Para guru otomatis juga menjadi orang tua kedua untuk mereka. Dengan rutinitas yang setiap hari pergi ke sekolah, bertemu guru dan teman-teman serta staf sekolah, setiap siswa pasti merasa sekolah adalah rumah, tempat belajar banyak hal. Kepercayaan para orang tua juga memiliki pengaruh yang besar terhadap sekolah itu sendiri.

Terlebih pada sekolah-sekolah yang menerapkan full day school, maka siswa akan lebih banyak menghabiskan waktunya disekolah. Pada acara perpisahan itulah merupakan waktu yang tepat untuk mengembalikan siswa secara resmi kepada orang tuanya. Pesan moral dan motivasi pihak sekolah sangat berarti bagi siswa dan orang tua siswa, sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Para orang tua tentunya merasa terbantu oleh sekolah yang sudah memberikan ilmu sebagai bekal anak-anak untuk menapaki masa depannya nanti. Dengan digelarnya acara perpisahan sekolah, orang tua dapat menjadikannya sebagai momentum mengucapkan terima kasih kepada guru maupun pihak sekolah secara keseluruhan.

Acara perpisahan juga akan mempererat hubungan antara orang tua dengan guru, serta orang tua dengan pihak sekolah, termasuk pada saat siswa sudah berubah sebutan sebagai alumni.

Perpisahan sekolah merupakan momentum yang sangat penting bagi semua pihak. Itulah mengapa perpisahan sekolah menjadi tradisi setiap tahunnya. Seperti kata pepatah, setiap perjumpaan pasti ada perpisahan. Namun perpisahan akan selalu mengajarkan kita untuk menghargai bahwa setiap detik kebersamaan adalah anugerah,”tuturnya.

Mengadakan kegiatan penamatan dan pelepasan sebagai bentuk apresiasi terhadap siswa yang selama enam tahun bersusah payah menyelesaikan pendidikan tingkat sekolah dasar dengan berbagai permasalahan yang dihadapi. Meningkatkan keharmonisan antara orang tua, siswa dan tentunya pihak sekolah.

Perpisahan adalah sesuatu yang dihadapi manusia setiap hari dalam satu atau lain bentuk. Ada beberapa hal yang membuat kita berhadapan dengan perpisahan, satu di antaranya perpisahan akan lulus sekolah. Tentunya kami mendoakan siswa-siswi agar melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka memiliki potensi untuk mengatur masa depannya, kami dan kepala sekolah yang baru ibu Nurbaya, S.Pd., telah memberikan pendidikan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk individu yang memiliki nilai-nilai moral dan keterampilan sosial yang kuat, ” tutup Hj Muliati BM.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *